You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
IMG 20260402 WA0049
photo Tiyo Surya Sakti - Beritajakarta.id

Sudin LH Jaksel Gerak Cepat Cegah Penumpukan Sampah di TPS

Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH) Jakarta Selatan mengintensifkan pengangkutan sampah di tempat penampungan sementara (TPS), baik yang bersifat sementara maupun tetap.

"Didominasi sampah rumah tangga dan dari pasar"

Salah satu lokasi yang mejadi fokus penanganan yakni TPS sampah di Jalan Masjid Al-Makmur, tepatnya di dekat rel kereta Stasiun Pasar Minggu.

110 Ton Sampah di TPS Jalan Pendidikan Cijantung Berhasil Dibersihkan

Kepala Suku Dinas LH Jakarta Selatan, Dedy Setiono mengatakan, untuk pengangkutan sampah di TPS tersebut diangkut menggunakan satu unit truk per harinya menuju Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang.

"Satu truk ini buat angkut semua, dalam sehari di sini bisa 10 ton sampah kami angkat. Namun, apabila ada sisanya, kami angkut secara bertahap," ujarnya, Kamis (2/4).

Dedy menjelaskan, pengangkutan dilakukan secara bertahap mengingat keterbatasan petugas dan armada. Sebab, untuk jumlah petugas kebersihan di lokasi tersebut sekitar lima orang setiap hari yang bertugas mengatur sampah agar tidak semakin menumpuk di lokasi.

"Jenis yang dikumpulkan itu didominasi sampah rumah tangga dan dari pasar, seperti sayuran, buah-buahan, serta sisa makanan," terangnya.

Menurutnya, setelah dikumpulkan, sebagian sampah yang masih memiliki nilai ekonomi dipilah untuk disalurkan ke bank sampah, sementara sisanya diangkut ke TPST Bantar Gebang.

"Saya berharap masyarakat dapat bekerja sama dalam mengatasi persoalan sampah, termasuk dengan meningkatkan pengawasan di titik-titik rawan pembuangan liar," ungkapnya.

Dedy mengimbau masyarakat untuk lebih disiplin dalam membuang sampah pada tempatnya untuk mengurangi beban petugas di lapangan.

"Kalau warga tertib dalam membuang sampah, pastinya pekerjaan petugas di lapangan akan lebih mudah," ucapnya.

Sementara itu, salah seorang warga, Amirullah mengapresiasi petugas yang selalu bergerak cepat dalam menangani sampah. Sebab, apabila terlambat cukup lama, maka baunya akan sangat terasa dan menyebar jauh.

"Alhamdulillah, saat ini bisa tertangani dengan baik, sehingga tidak menganggu kenyamanan warga," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

    access_time17-09-2026 remove_red_eye3128 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

    access_time19-09-2026 remove_red_eye1729 personFakhrizal Fakhri
  3. 17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

    access_time14-09-2026 remove_red_eye1337 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

    access_time14-09-2026 remove_red_eye1174 personBudhi Firmansyah Surapati
  5. Pendaftaran Uji Coba LRT Kelapa Gading-Manggarai Dibuka untuk Umum

    access_time14-09-2026 remove_red_eye836 personAldi Geri Lumban Tobing